Jurnalisme Umpan Klik Merusak Kaidah Jurnalistik

clickbait-journalism-umpan-jebakan-klikJurnalisme Umpan Klik (Clickbait Journalism) adalah fenomena jurnalistik online yang merusak kaidah penulisan jurnalistik.

Media-media online atau situs-situs berita penganut jurnalisme clickbait membuat judul berita yang bikin penasaran pembaca dengan tujuan link judul itu diklik.

Judul-judul umpan klik bukan produk jurnalistik, tapi IKLAN, dengan tujuan diklik dan meningkatkan trafik Continue reading

Pengertian Hard News & Soft News

newsHARD News adalah berita keras. Itu pengertian harfiah. Soft News adalah berita lembut. Ini juga pengertian harfiah atau secara bahasa.

Hard News dan Soft News adalah dua dari sekian jenis berita (news) –produk utama jurnalistik atau  konten utama media massa.

Hard News adalah berita headline atau berita teraktual, lugas, singkat, langsung ke pokok persoalan, yang segera dipublikasikan/secepatnya harus diketahui khalayak. Continue reading

Jurnalistik Online: Panduan Praktis Mengelola Media Online

jurnalistik onlineJurnalistik Online: Panduan Praktis Mengelola Media Online. Baru terbit (November 2012) Dilengkapi kiat Blogger, Teknik SEO, dan Metode kerja Citizen Journalism. Rp 27.000.

Pesan segera via email: nuansa.market@gmail.com. SMS: 0818-638-038. Penerbit Nuansa Cendikia: Kompleks Sukup Baru No. 23 Ujungberung 40619 Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Menulis untuk Berbagi

menulis“Dengan menulis, kita berbagai pengetahuan, wawasan, ilmu, dan pengalaman. Insya Allah, itu pun bagian dari mengamalkan ilmu dan menjadi amal saleh.”

KEBUTUHAN berkomunikasi (communicate) dan semangat berbagai (share) adalah dua faktor pendorong utama dalam menulis. Kita akan menjadi penulis atau blogger aktif jika kita merasa butuh berkomunikasi dan memiliki semangat berbagi. Continue reading

Bikin Tulisan, Judul atau Isi Dulu?

Pak Romli, saya mhs ilmu komputer Brawijaya Malang, sekarang dalam pembuatan skripsi. skripsi saya tentang pembuatan aplikasi untuk membuat judul dalam suatu berita.

Sebagai pustaka dalam skripsi ini, dalam pembuatan berita/karangan, manakah yang lebih dahulu, apakah judul dulu atau isi berita dulu? Apakah juga ada teori tentang hal ini (judul atau isi dulu) ?

Sebelum dan sesudahnya, saya ucapkan terima kasih banyak.

Jawaban

Tidak ada aturan baku apakah harus judul dulu atau isi dulu, boleh yang mana duluan, bergantung kebiasaan wartawan. Yang jelas, judul memandu isi dan sebaliknya isi pun memandu judul.

Jalan tengahnya –ini kebiasaan saya– buat judul sementara, lalu isi. Setelah itu, judul disempurnakan sekalian edit isi.

Teori tentang judul yang saya tahu “hanya”: judul harus mencerminkan isi, isi harus menjabarkan judul, judul sebaiknya ringkas, kalimat aktif, kalimat “lengkap”, untuk judul berita minimal terdiri subjek dan predikat.

Demikian, semoga bermanfaat. (www.romeltea.com).*