Prinsip Jurnalistik Online BASIC


Jurnalistik Online (jurnalisme daring) adalah pemberitaan yang dilakukan di media internet, baik melalui situs berita (media online, media siber) maupun media sosial.

Jurnalistik online memiliki karakteristik yang berbeda dengan jurnalisme konvensional (cetak, radio, televisi).

Berikut ini prinsip jurnalistik online sekaligus karakteristik jurnalisme online yang dikemukakan  Paul Bradshaw dalam postingan di blognya, BASIC Principles of Online Journalism.

Dikutip Asep Syamsul M. Romli dalam buku Jurnalistik Online: Panduan Praktis Mengelola Media Online (Bandung: Nuansa Cendekia, 2012), Bradshaw mengemukakan lima prinsip dasar jurnalistik online yang disingkat dalam akronim sekaligus singkatan BASIC:

  1. Brevity
  2. Adaptability
  3. Scannability
  4. Interactivity
  5. Community & Conversation

Prinsip Jurnalistik Online BASIC

 

1. Keringkasan (Brevity)

Berita online hendaknya bersifat ringkas dan sederhana. Hal ini merupakan penyesuaian dengan tingkat kesibukan manusia di era modern yang ingin serba cepat. Hal ini sejalan dengan istilah ‘KISS’ dalam kaidah bahasa jurnalistik yakni Keep It Short and Simple.

2. Kemampuan beradaptasi (Adaptabilty).

Para jurnalis online dituntut agar mampu menyesuaikan diri di tengah kebutuhan publik.

Dengan kemajuan teknologi, jurnalis tidak hanya dituntut pandai menulis berita, melainkan harus dapat menyajikan berita dengan beragam cara, seperti menggabungkan teks, suara, video, gambar, animasi, hyperlink dan lain-lain dalam suatu berita.

3. Dapat dipindai (Scannability).

Untuk memudahkan para audiens, situs-situs yang terkait dengan jurnalistik online hendaknya memiliki sifat dapat dipindai, agar pembaca tidak merasa terpaksa dalam membaca informasi atau berita.

4. Interaktivitas (Interactivity).

Dalam jurnalistik online, komunikasi dari publik kepada jurnalis sangat dimungkinkan dengan adanya akses yang semakin luas.

Audiens dibiarkan untuk menjadi pengguna (user). Hal ini sangat penting karena semakin audiens merasa dirinya dilibatkan, maka mereka akan semakin dihargai dan senang membaca berita yang ada.

5. Komunitas dan Percakapan (Community and Conversation).

Media online memiliki peran yang lebih besar dari pada media cetak atau media konvensional lainnya, yakni sebagai penjaring komunitas.

Jurnalis online juga harus memberi jawaban atau timbal balik kepada publik sebagai sebuah balasan atas interaksi yang dilakukan publik tadi.

jurnalistik online

jurnalistik online

1 thought on “Prinsip Jurnalistik Online BASIC

  1. Pingback: Teori dan Prinsip Jurnalistik: Sembilan Elemen Jurnalisme | Romeltea

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s