Wartawan Gadungan Menjamur di Daerah


Lebih lues wartawan merupakan pekerjaan yang elit mapan pengetahuan dan mental yang falid saat ini banyak di daerah-daerah tkt 2 menjamur apa siapa kapan jumlah mana di mana wartawan seperti bunga bangkai satu, gimana tanggapan ASM< tentang niiiiiiiiiih gitu

Jawab:

Yang Anda “keluhkan” itu fenomena wartawan gadungan, WTS (Wartawan Tanpa Suratkabar), Muntaber (muncul tanpa berita), yaitu orang yang mengaku wartawan padahal bukan atau wartawan yang mengabaikan kode etik jurnalistik

Saya mengistilahkan mereka sebagai “pengemis berkedok wartawan” –jika kerjaannya meliput peristiwa tapi dibarengi minta duit ke narasumber– atau “preman berkedok wartawan”— jika perimintaan duit itu disertai ancaman atau teror.

Para wartawan profesional yang taat kode etik sudah MUAK dengan mereka! Tanya saja kawan-kawan wartawan beneran….. pasti, mereka muak dengan fenomena yang merusak citra dunia pers itu.

— “Konsultasi Jurnalistik & Broadcasting”  www.warnaislam.com

Advertisements

One thought on “Wartawan Gadungan Menjamur di Daerah

  1. betul, pak. saya juga sebel melihat wartawan yg seperti itu. kalo istilah saya mereka adalah wartawan bodong. mereka mendatangi masyarakat yg dapat program pemerintah, bnyk tanya ini itu, ujung2nya minta ongkos pulang. bahkan ada yg tak tau malu menyodorkan kwitansi yg nilainya sangat besar. parah memang. bgmna cara menghadapai mereka agar jera ?

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s