Radio Broadcasting

Karakter Radio


1. Auditory –Radio is Sound! Radio adalah suara. Hanya suara yang bisa disampaikan di radio. Apa pun yang ingin disampaikan di radio, harus dalam bentuk suara atau disuarakan. Secara umum suara yang muncul di radio atau disiarkan radio ada dua macam: musik (lagu) dan kata-kata.

2. Theatre of Mind –dengan kata-kata (words) dan efek suara (sound effect), radio atau penyiar bisa “membuat gambar di benak pendengar” (make picture in people mind), membuat pendengar berimaginasi, membayangkan sosok sesuatu –orang, pasar, mal, kerusuhan, demonstrasi, buku, batu, dll.

3. Cepat dan Langsung –Media tercepat, lebih cepat dari koran ataupun TV, dalam menyampaikan informasi kepada publik, tanpa melalui proses yang rumit dan butuh waktu banyak seperti siaran TV atau sajian media cetak. Hanya dengan melalui telepon, reporter radio dapat secara langsung menyampaikan berita atau melaporkan peristiwa yang ada di lapangan.

4. Akrab. Radio adalah alat yang akrab dengan pemiliknya. Anda jarang sekali duduk dalam satu grup dalam mendengarkan radio; tetapi biasanya mendengarkannya sendirian, seperti di mobil, di dapur, di kamar tidur, dan sebagainya.

5. Personal. Jadi teman karena mampu menyentuh pribadi pendengar. Suara penyiar hadir di rumah atau di dekat pendengar. Pembicaraannya langsung menyentuh aspek pribadi (interpersonal communications), dengan pendekatan pribadi (personal approach), sehingga radio menjadi teman pribadi yang setia.

6. Hangat. Paduan kata-kata, musik, dan efek suara dalam siaran radio mampu mempengaruhi emosi pendengar. Pendengar akan bereaksi atas kehangatan suara penyiar dan seringkali berpikir bahwa penyiar adalah seorang teman bagi mereka.

7. Sederhana. Tidak rumit, tidak banyak pernik, baik bagi pengelola maupun pendengar.

8. Tanpa Batas. Wide Coverage, jangkauan wilayah siarannya luas. Siaran radio menembus batas-batas geografis, demografis, SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan), dan kelas sosial. Radio juga illiteracy, dapat dinikmati oleh yang buta huruf. Hanya “tunarungu” yang tak mampu mengkonsumsi atau menikmati siaran radio.

9. Murah. Dibandingkan dengan berlangganan media cetak atau harga pesawat televisi, pesawat radio relatif jauh lebih murah. Pendengar pun tidak dipungut bayaran seperser pun untuk mendengarkan radio. Orang bisa mendengarkan aneka musik, hiburan, dan informasi, tanpa harus membayar alias gratis!

10. Fleksibel. Siaran radio bisa dinikmati sambil mengerjakan hal lain atau tanpa mengganggu aktivitas yang lain, seperti memasak, mengemudi, belajar, dan membaca koran atau buku. Tampil sebagai teman pribadi –di rumah, di meja belajar, di perjalanan, atau teman minum kopi saat pagi, sore, atau malam hari. Selain itu, pesawat radio pun mobile atau portable, mudah dibawa ke mana saja. (www.romeltea.com).*

Advertisements

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s