Dana Aspirasi? Saya Muak, Bongkar!


golkarPanas setahun dihapus oleh hujan sehari. Simpati kita (kita?) kepada Golkar yang bersuara lantang, vokal, gigih, mewakili rakat membongkar kasus Bank Century, hapus oleh “hujan sehari”: usulan dana aspirasi. Gila! Rp 15 Milyar per anggota DPR per tahun! Totale jadi Rp 8 Trilyun lebih!

Kita, paling tidak saya, sangat “muak” kepada usulan itu. Saya, mungkin kita, sama sekali “jijik” mendengar usulan Fraksi Golkar itu. Simpati saya dalam kasus Century kepada Golkar, hapus sudah dalam sehari. Karakter Golkar, “tidak berubah”?

Waduh, kasus 6,7 Trilyun “menguap”, ternyata uapnya mengarah ke sono. Saya kian yakin, mengapa emosi rakyat, kita, mudah meledak. Mengapa rakyat, kita, sering anarkis. Mengapa demonstran, sering anarkis. Mereka marah! Marah! Marah kepada perilaku anggota dewan yang sangat menjijikkan! Marah kepada rezim yang terus saja membuat rakyat tidak berdaya dan kian sengsara. Marah kepada para pejabat negeri ini yang hanya asyik dengan kepentingan dan kesenangan sendiri.

Hai, orang tua!!! Pandanglah kami, rakyat, sebagai manusia. Kami muak dengan ketidakadilan dan keserekahan. Akibatnya, di jalananlah kami. Ah, ini lirik lagu “Bongkar” (Iwan Fals), pas buat Anda, wahai pejabat, anggota dewan, yang diperbudak jabatan dan harta!

Kalau cinta sudah di buang
Jangan harap keadilan akan datang
Kesedihan hanya tontonan
Bagi mereka yang diperkuda jabatan

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Sabar sabar sabar dan tunggu
Itu jawaban yang kami terima
Ternyata kita harus ke jalan
Robohkan setan yang berdiri mengangkang

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Penindasan serta kesewenang wenangan
Banyak lagi teramat banyak untuk disebutkan
Hoi hentikan hentikan jangan diteruskan
Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan

Dijalanan kami sandarkan cita cita
Sebab dirumah tak ada lagi yang bisa dipercaya
Orang tua pandanglah kami sebagai manusia
Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta

Oh oh

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Mari, mulai melangkah menuju… REVOLUSI !!!

Advertisements

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s