Situs Jejaring Sosial Ancam Media


img02Kehadiran media massa sosial, mulai dari Facebook, Blogger, hingga Twitter merupakan ancaman keberadaan wartawan yang bekerja di media massa, baik wartawan media cetak, online, maupun televisi. Karena itu, wartawan harus terus meningkatkan kapasitas dan kemampuannya agar lebih profesional. Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Pers dr Soetomo (LPDS) Priyambodo RH dalam lokakarya jurnalistik di Taman Dayu Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (17/4).

“Kalau wartawan tidak sungguh-sungguh dalam berkarya sudah sewajarnya kalau posisinya diambil alih oleh media masa sosial,” papar Priyambodo yang juga Ketua bidang Multimedia PWI Pusat itu.

Dia menjelaskan, standar kompetensi atau pendapatan wartawan sudah seharusnya layak. Setidaknya harus bisa di atas UMK, katanya, karena pekerjaan wartawan merupakan pekerjaan intelektual yang harus dibedakan dengan pekerja lain.

“Wartawan dalam bekerja harus padat karya dan padat ide,” kata Priyambodo. “Wartawan tidak boleh berhenti menulis dengan hanya memperhitungkan gaji.”

Lokakarya yang diikuti sekitar 35 wartawan dari Bojonegoro, Tuban, Blora, Jombang, Mojokerto dan Surabaya itu, berlangsung tanggal 16 hingga 18 April 2010. (Liputan6/YahooNews).*

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s