Teknik MC, Master of Ceremony


dsc00474Saya sudah menulis satu buku tentang MC. Judulnya, Kiat Memandu Acara: Panduan Praktis Menjadi MC dan Moderator, Penerbit Nuansa Bandung, 2005 (Mau pesen? Kontak aja nuansa.cendekia@gmail.com atau SMS ke 0818 638 038). Berikut ini saya ringkasan materi yang saya sampaikan dalam buku tersebut dan di sejumlah dalam training MC.

MC kependekan dari Master of Ceremony. Artinya “penguasa acara”, pemandu acara, pengendali acara, pembawa acara, pengatur acara, atau pemimpin upacara. MC bertindak selaku “tuan rumah” (host) suatu acara atau kegiatan/pertunjukan. Ia nerperan mengumumkan susunan acara dan memperkenalkan orang yang akan tampil mengisi acara. Ia pula yang bertanggung jawab memastikan acara berlangsung lancar dan tepat waktu, serta meriah atau khidmat dari awal hingga akhir.

Jangan samakan MC dengan protokoler/protokol. Kedunya berbeda. MC itu bagian dari aktivitas protokoler. MC adalah pembawa acara yang bertugas untuk mengendalikan jalannya acara. Sedangkan protokol adalah tata acara, khususnya acara resmi, seperti acara kenegaraan atau melibatkan pejabat negara; pengaturan keseluruhan kegiatan dari awal hingga akhir.

Bahkan, protokoler ada UU-nya, yakni UU No. 8 Tahun 1989. Disebutkan, protokol adalah serangkaian aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi. Aturan itu meliputi:

(a) Tata Tempat –tata urutan tempat bagi pejabat negara, pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat dalam acara kenegaraan atau acara resmi;

(b) Tata Upacara – seperti tata bendera, lagu kebangsaan, pakaian upacara, dan sebagainya; dan

(c) Tata Penghormatan –penghormatan kepada seseorang, kepada bendera kebangsaan, lagu kebangsaan, dan sebagainya.

Sering muncul pertanyaan, apa syarat jadi MC? Atau… bagaimana sih caranya jadi MC? Secara umum, seorang MC idealnya memiliki performance (penampilan) yan good looking, orangnya enak dipandang dan suaranya enak didengar.

MC harus bersikap sebagai penghubung yang mampu menjembatani antara keinginan hadirin dan kepentingan penyelenggara/panitia. Karenanya ia harus: sopan, ramah, antusias, dan hangat; percaya diri, tidak pemalu, tidak juga terburu-buru.
MC harus mampu memotivasi hadirin agar tetap bersemangat. Ajakan tepukan tangan (applaus), bahkan teriakan dan pekikan, bisa membantu memeriahkan dan mengundang spirit acara.

MC yang baik memiliki suara yang enak didengar, alamiah (tidak dibuat-buat), atau wajar; memiliki vokal yang jelas dan powerful; memperhatikan intonasi, aksentuasi, dan artikulasi; juga memiliki “Microphone Voice”, yakni suara yang enak didengar setelah melalui alat pengeras suara.

Tentu saja, seorang MC harus lancar berbicara. Prinsip berbicara bagi seorang MC dirumuskan dalam “B-C-A-E Formula”, yakni: Brief – Ringkas, langsung ke inti (straight to the pooint), tidak bertele-tele; Clear – Jelas, langsung dimengerti, tidak membingungkan, pengucapan kata demi kata dilakukan dengan jelas; Audibel – Dapat didengar dengan baik, powerful; dan Ease – Lancar, mengalir.

Kelancaran berbicara salah satu faktor pendukungnya adalah berwawasan luas. Khususnya berkaitan dengan tema acara, sehingga bisa memberikan pengantar yang memikat dan menimbulkan interest.

Jangan lupa, MC adalah “penghibur” juga. Karenanya ia harus humoris. Dengan demikian, ia akan mampu menyegarkan suasana dengan joke-joke yang menghibur hadirin.

Tugas dan peran MC sangat vital dan berat. Ia harus memastikan acara berjalan lancar, tepat waktu. Mengumumkan acara atau susunan acara yang akan berjalan. Harus paham benar keseluruhan acara yang akan berlangsung. Menarik perhatian hadirin untuk mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir. Menyusun acara dengan baik dan berkoordinasi dengan panitia. Mengecek pengeras suara (mike) atau sound-system agar berfungsi dengan baik. Mengecek kesiapan acara dan kehadiran orang-orang penting yang akan tampil dan hadir. Berkonsentrasi menyimak detil jalannya acara. Mengendalikan waktu agar acara berjalan sesuai dengan alokasi waktu yang ditetapkan, de el el…

MC-lah yang ‘mengenalkan pembicara’ (introducing of the speaker) atau pengisi acara sebelum mereka tampil di podium dan pengantar materi yang akan disampaikannya.
MC adalah orang pertama, dan satu-satunya orang, yang berhak membuka acara atau berbicara secara “resmi” kepada hadirin. Jangan lupa, karena MC adalah orang pertama yang berbicara dalam suatu acara, maka MC harus memperkenalkan diri sendiri kepada hadirin. “Introduce yourself, even if you think everyone should know who you are,” kata toastmaster.org dalam “Being A Master of Ceremony”.

Masih banyak item bahasan tentang MC. Takut kepanjangan, saya sudahi sampai di sini. Lengkapnya, ada di buku ané deh… Nanti kagak laku tuh buku ané kalo dibahas tuntas di sini.. he he. Ěh… di buku Kiat Memandu Acara: Panduan Praktis Menjadi MC dan Moderator, lengkap dengan contohnya lho! Yup, buener buangggetttsss….. ané promosi nééh tu buku…. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Advertisements

3 thoughts on “Teknik MC, Master of Ceremony

  1. klo pengertian bahwa pembawa acara sebagai toastmaster apa?

    (*) Toastmaster is a general term, prevalent in the United States in the middle 20th century, referring to a person in charge of the proceedings of a public speaking event.

    The toastmaster is typically charged with organization of the event, arranging the order of speakers, introducing one or more of the speakers, and keeping the event on schedule. Such meetings typically include civic events, service organization meetings, and banquets of various purpose. In many meetings, a toastmaster typically addresses the audience from behind a dais or from a podium.

    At stage entertainment events, especially ones broadcast on live television, the toastmaster often takes the form of a master of ceremonies, introducing the entertainment acts. (Wikipedia)

  2. Menurut saya harus dibedakan secara tegas antara MC dengan Pembawa Acara. MC= “a person presiding over arragement at social gathering” (Oxford Ilustrated Dictioneri, h.507). Jadi MC adalah orang yg bertanggung jawab memimpin peren-canaan acara hingga terlaksananya acara tersebut, sedangkan Pembawa Acara adalah orang yang bertugas mengutarakan acara demi acara, resmi/ hiburan.

    (*) Terima kasih bung, ini pengertian lainnya:

    1. Webster’s New Ideal Dictionary : MC is a person who acts as host at a formal event or a program of entertainment.
    2. Merriam Webster’s Collegiate Dictionary, 10th edition: MC is (a) a person who determines the forms to be observed on a public occasion; (b) a person who acts as host at a formal event; (c) a person who acts as host for a program of entertainment (as on television).
    3. Lionel Kenermand: MC is a person who announces the various stages of an entertainment, formal gathering, series of speaker at dinner, etc.).
    Selengkapnya ada di buku saya, KIAT MEMANDU ACARA. Thanks. (Romel)

  3. bagaimana cara memesan buku Kiat Memandu Acara: Panduan Praktis Menjadi MC dan Moderator, dan berapa harganya?

    *** Hubungi Penerbit Nuansa, Kompleks Sukup Baru 23 Ujungberung Bandung – 40619 Tlp. 022-76883000, 022-92293000, Telefax.: 022-7801410 Layanan SMS: 0818638038 dan 085722918777.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s