Judul Berita Yang Menarik, Bagaimana?


Kang, saya sudah baca buku2 jurnalistik akang, terutama terbitan Batic Press, JURNALISTIK TERAPAN. Saya kutipkan ya satu bagian tentang penulisan judul berita: “Pembaca itu diasumsikan selalu dalam keadaan bergegas atau punya sedikit waktu untuk membaca atau mendengar. Di kota-kota besar, pembaca koran sering dianggap sebagai “pembaca judul berita” (headline readers) atau “pembaca teras berita” (lead readers). Mereka tidak sempat membaca koran secara mendalam karena memiliki waktu terbatas untuk membaca. Yang mereka inginkan adalah segera mengetahui isi berita atau informasi terbaru”. Begitu kata akang. Pertanyaannya, bagaimana sih judul berita yang baik dan menarik itu? Trims.

Dewi, Bandung
(maaf pake nama samaran Dewi, soalnya sering banget akang nyebutin nama Dewi kalo lagi siaran, pacar ya? He he…)

JAWAB

Judul berita wajib menarik, wajib eyecatching (kalo wajib, tidak dilaksanakan dosa dong….! Ya, “dosa jurnalistik” he he..). Fungsi utama judul: (a) pemadatan isi berita sekaligus (b) mencerminkan isi berita.

Judul juga harus sesuai dengan ruangan (space) yang tersedia. Keterbatasan ruangan itu memaksa penggunaan bahasa yang lebih singkat dan padat.

Agar baik dan menarik, “teorinya” begini. Pembuatan judul berita harus memenuhi ketentuan : (a) diambil dari informasi di dekat bagian atas berita, bagian terpenting berita; (b) dipilih kata-kata yang memenuhi ruangan yang tersedia; (c) biasanya kata benda diikuti kata kerja, atau Subjek-Predikat, mubtada-khobar;

(d) hampir harus selalu ditulis dalam kalimat “kejadian sekarang” (present tense), hindari kata “telah” atau “sudah”, juga “akan”,  (e) nama seseorang hanya digunakan jika dia tokoh; (f) hanya digunakan tanda kutip tunggal;
(g) umumnya penggunaan singkatan dihindari; (h) jelas atau tidak samar,

(i) menggunakan kalimat aktif, e.q. Acara Dihadiri Presiden, ubah jadi: Presiden Hadiri Acara; serta (j) hindari kalimat tanya. Masak, pembaca mau tahu informasi terbaru, malah ditanya! Kumaha….

Penulisan judul dibolehkan menghilangkan pre-fix atau awalan. Misal: “India-Pakistan Memperebutkan Air”, diubah menjadi “India-Pakistan Perebutkan Air” atau “India-Pakistan Rebutan Air”.

Fungsi judul berita antara lain untuk menarik perhatian pembaca, menyimpulkan isi berita, membantu menentukan nada suratkabar, melukiskan mood berita. Keterampilan yang diperlukan dalam menulis judul berita antara lain persepsi yang tepat mengenai berita, perbendaharaan kata yang luas dan dalam, dan pemahaman tajam tentang struktur kalimat.

Judul berita berperan penting untuk menggiring pembaca agar menelusuri isi berita yang disampaikan.*

One thought on “Judul Berita Yang Menarik, Bagaimana?

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s