Komentar Anda… Hatur Nuhun


Rendy | rendy.np@gmail.com

kang, kebeneran saya praktisi radio juga yang saat ini benci dengan perkembangan radio di tanah kita. cerita seperti akang sering saya temui, dan itulah kenapa bekerja di radio itu tidak “aman”. yahhh…mungkin niat dan kepedulian owner yang bisa jadi salah satu permasalahan itu. saya sedang bekerja di salah satu radio terbesar di jakarta pun demikian. manajemennya seenaknya si owner. walaupun gajinya berlipat-lipat ganda di banding waktu saya di bandung, tapi sulit membentuk manajemen yang yahhhh layaknya dunia kerja profesional seperti adanya punishment dan reward. apa lagi peristiwa akang ini sudah keterlaluan menurut saya, melupakan jasa-jasa tim sebelumnya dan pertimbangan apakah itu saya tidak tahu. Tenang aja kang, mari wait and see sepak terjang satoe komunika itu bermain di bandung yang notabene “ganas” kompetisinya. yahhh paling2 mereka jadikan tempat tampung iklan dan kegiatan dari agency mereka saja. tapi lihat kang, bagaiman mereka main tergantung dari siapa pemain dna bagaimana mereka melakukan pemainnya. bravo radio-radio di bandung…..tapi sayang perlakuan owner dan banting-bantingan harga iklan, membuat agency menginjak2 kita semua dan buntutnya resah dengan kesejahteraan bagi kita semua orang radio.

Nov 1, 6:56 AM — View post “Berhenti Jadi PD Antassalam FM”

MAMAN SURYAMAN | m_sur80@Yahoo.com

Salam hormat teriring hantarkan rasa ketertariakan atas segala petuah serta pembuka jendela ilmu kejurnalistikan. selangkah menapaki hakikat seorang mahasiswa yang mengenal sosok dosen nan rupawan yang tak kenal lelah mengocok perut kami dengan canda.

Kang romel hatur nuhun salami ieu, akang atos masihan elmu dina widang jurnalistik, boh jurnalistik radio dugi ka perbandingan sistem pers. upami tiasa abdi bade ngacungkeun jempol opat hanjakal tetiasa wios dua wae eta oge sanes ngirangan kana hormat sareng reusna abdi atos di wulang ku kang romel, pokoknya kang romel hebring………..Choy.
kang blogna meni mencrang, katohyan kang romel teh seneng nu herang sarupaning neon,lampu bohlam,cempor dugi ka anu matak meredeuy siga mahasiswa UIN Ya pa?????? (kang punten hereuy da ari urang sunda mah teu wanoh lamun teu banyol teh). eeh enya kang nepangkeun abdi Maman Suryaman Mahasiswa UIN SGD jurusan jurnalistik Semester 5, cariosnamah bade nedunan tugas ti akang.

Oct 31, 7:03 AM — View post “Guest Room”

dho | radhofa@gmail.com |

Great idea! Sebuah tulisan yang sangat bagus untuk profesionalisme wartawan. Tapi sayang…. saat ini di balik layarnya dunia jurnalistik tercoreng oleh tindakan OKNUM WARTAWAN yang mencari berita sambil mencari amplop dan saat ini hal ini masih terjadi, sehingga dapat dijamin mereka jauh dari yang namanya profesional! Dan hal ini tidak hanya dilakukan oleh wartawan tanpa suratkabar (WTS), tapi juga media yang mengaku bernaung di bawah perusahaan besar seperti MetroTV, Kompas Group dan lain sebagainya. Kalau ini tidak segera diberantas, maka profesionalisme akan menjadi, maaf, bulshit…

Oct 30, 7:03 AM —

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s