• Blog Statistik

    • 114,074 Kunjungan
  • RSS ROMELTEA MAGAZINE

    • Memahami Media via Kamus Jurnalistik
      Ini cara instan memahami dunia media massa –cetak, elektronik/radio & TV, dan online. Baca deh buku ini, maka dunia media akan terbuka. Oh… gitu ya dunia media, dunia wartawan dan penyiaran.* Originally posted 2009-05-19 09:06:11. Republished by Old Post Promoter
      romeltea
    • Sejarah Blog dan Dinamikanya (1)
      Mengapa harus “blog” namanya? ‘Kan jadi gak enak untuk bahasa Indonesia, tinggal ditambah “go” di depannya, jadinya…? Tentu, pemberi nama “blog” tidak memperhitungkan kosa kata dalam bahasa Indonesia. Kalau yang bikinnya orang Indonesia, tentu namanya bukan “blog”, tapi apa gitu… selain blog deh, mungkin “sipri” (situs pribadi).
      admin
    • Demonologi Islam = Penyetanan Islam
      Media massa sangat berpengaruh bagi pencitraan sesuatu, termasuk Islam. Demonologi Islam –secara harfiyah bisa diartikan “penyetanan Islam”– adalah upaya sistematis media anti-Islam untuk membentuk citra negatif tentang Islam dan umatnya.* Originally posted 2009-05-19 08:53:57. Republished by Old Post Promoter
      romeltea
    • Teknik MC, Master of Ceremony
      Saya sudah menulis satu buku tentang MC. Judulnya, Kiat Memandu Acara: Panduan Praktis Menjadi MC dan Moderator, Penerbit Nuansa Bandung, 2005 (Mau pesen? Kontak aja ynuansa@telkom.net atau SMS ke 0818 638 038). Berikut ini saya ringkasan materi yang saya sampaikan dalam buku tersebut dan di sejumlah dalam training MC.
      romeltea
    • Jurnalistik Itu Ilmu Terapan
      Jurnalistik itu ilmu terapan, applied science. Jadi, harus banyak latihan. Sebenarnya gak mesti bertahun-tahun belajar jurnalistik, sebulan bahkan seminggu juga bisa, asalkan rajin latihan, learning by doing. Buktikan! Originally posted 2009-05-19 09:04:06. Republished by Old Post Promoter
      romeltea
  • Top Clicks

  • Top Posts

Lirik sebagai Materi Siaran


JIKA Anda siaran request lagu, misalnya pop Indonesia, Anda tentu tidak sekadar baca SMS atau terima telepon request dari pendengar. Kalo gak ada yang kirim SMS dan telepon gimana, hayoo…? Mau ngomong apa, trus mana ga ada script lagi, misalnya tips atau majalah apa gitu buat bahan cuap-cuap?

Jangan khawatir! Dengan syarat Anda berwawasan, banyak baca, maka lirik lagi bisa dijadikan bahan siaran. Langsung contoh dulu aja ya. Misalnya, Anda putar lagu… mmm apa aya… ini deh… lagu 7 Sumpah-nya New Eta. Begitu beres tu lagu diputar, baiknya endingnya tersisa 5-10 detik, lalu fade out, Anda ngomong deh… dengan mengatakan “Pernah gak kamu bersumpah, lalu dilanggar sumpahnya, berat lho sumpah itu… Ayo, ceritain dong pengamalan kamu, pengakuan deh tepatnya, bahwa kamu pernah bersumpah lalu melanggar, pernah ‘gak? Kalo gak pernah, pastinya kamu pernah dong bersumpah, nah sumpah apaan sih, cerita dong, silakan tlp atau kirim SMS….” Dan seterusnya…. Sementara itu aja dulu ya. Nanti bersambung deh bahasannya.*

4 Responses

  1. enak tenan jadi penyiar…….aku mau berhenti jadi dokter gigi ya kangmas…..?

  2. pembahasannya kurang panjang tuh mas !

  3. pa Romel tolong arahkan skill anak jurnal di uin biar prospeknya lebih menjanjikan

  4. kalu script radio yang bener gemana modelnya ya mas???
    saia bingung lagi nyari contohnya,,, tapi gag dapat…
    mohon bantuannya…

    *) Coba cek di SAP, klik Page SAP di atas, ada materi tentang Jurnalistik Radio tuh..

Leave a Reply