Dasar-Dasar Jurnalistik


jurnalistik_terapanPengertian Jurnalistik. Produk Jurnalistik. News Processing. Etika Jurnalistik. Konsep Jurnalistik. Ruang Lingkup Jurnalistik.

Pengertian istilah jurnalistik dapat ditinjau dari tiga sudut pandang: harfiyah, konseptual, dan praktis. Secara harfiyah, jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau kepenulisan. Kata dasarnya “jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” (day). Asal-muasalnya dari bahasa Yunani kuno, “du jour” yang berarti hari, yakni kejadian hari ini yang diberitakan dalam lembaran tercetak. SELENGKAPNYA

 

About these ads

25 Responses

  1. Saya sedang belajar menulis, beberapa sudah saya tuangkan di blog. Ingin mengenal lebih dalam mengenai jurnalistik. Silahkan menuju satusatuen.wordpress.com. Memang belum bisa disebut berita, namun lebih tertarik ke feature. Mohon saran dan kritikan. Terima Kasih

  2. […] Dasar-Dasar Jurnalistik Pengertian Jurnalistik Pengertian istilah jurnalistik dapat ditinjau dari tiga sudut pandang:harfiyah, konseptual, dan praktis.Secara harfiyah, jurnalistik (  journalistic ) artinya kewartawanan ataukepenulisan. Kata dasarnya “jurnal” (  journal ), artinya laporan ataucatatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” ( day ). Asal-muasalnya dari bahasa Yunani kuno, “du jour” yang berarti hari, yaknikejadian hari ini yang diberitakan dalam lembaran tercetak.Secara konseptual, jurnalistik dapat dipahami dari tiga sudut pandang:sebagai proses, teknik, dan ilmu.1. Sebagai proses, jurnalistik adalah “aktivitas” mencari, mengolah,menulis, dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui mediamassa. Aktivitas ini dilakukan oleh wartawan (jurnalis).2. Sebagai teknik, jurnalistik adalah “keahlian” ( expertise ) atau“keterampilan” (  skill ) menulis karya jurnalistik (berita, artikel, feature)termasuk keahlian dalam pengumpulan bahan penulisan seperti peliputan peristiwa (reportase) dan wawancara.3. Sebagai ilmu, jurnalistik adalah “bidang kajian” mengenai pembuatandan penyebarluasan informasi (peristiwa, opini, pemikiran, ide) melaluimedia massa. Jurnalistik termasuk ilmu terapan ( applied science ) yangdinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologiinformasi dan komunikasi dan dinamika masyarakat itu sendiri. Sebagailmu, jurnalistik termasuk dalam bidang kajian ilmu komunikasi, yakniilmu yang mengkaji proses penyampaian pesan, gagasan, pemikiran, atauinformasi kepada orang lain dengan maksud memberitahu,mempengaruhi, atau memberikan kejelasan.Secara praktis, jurnalistik adalah proses pembuatan informasi atau berita( news processing ) dan penyebarluasannya melalui media massa. Dari pengertian kedua ini, kita dapat melihat adanya empat komponen dalamdunia jurnalistik: informasi, penyusunan informasi, penyebarluasaninformasi, dan media massa Informasi : News & Views Informasi adalah pesan, ide, laporan, keterangan, atau pemikiran. Dalamdunia jurnalistik, informasi dimaksud adalah news (berita) dan views (opini).Berita adalah laporan peristiwa yang bernilai jurnalistik atau memilikinilai berita ( news values ) –aktual, faktual, penting, dan menarik. Beritadisebut juga “informasi terbaru”. Jenis-jenis berita a.l. berita langsung(  straight news ), berita opini ( opinion news ), berita investigasi( investigative news ), dan sebagainya. Views adalah pandangan atau pendapat mengenai suatu masalah atau peristiwa. Jenis informasi ini a.l. kolom, tajukrencana, artikel, surat  pembaca, karikatur, pojok, dan esai. Ada juga tulisan yang tidak termasuk berita juga tidak bisa disebut opini,yakni feature, yang merupakan perpaduan antara news dan views. Jenisfeature yang paling populer adalah feature tips ( how to do it feature ),feature biografi, feature catatan perjalanan/petualangan, dan featurehuman interest. Penyusunan Informasi Informasi yang disajikan sebuah media massa tentu harus dibuat ataudisusun dulu. Yang bertugas menyusun informasi adalah bagian redaksi(  Editorial Department ), yakni para wartawan, mulai dari PemimpinRedaksi, Redaktur Pelaksana, Redaktur Desk, Reporter, Fotografer,Koresponden, hingga Kontributor.Pemred hingga Koresponden disebut wartawan. Menurut UU No.40/1999, wartawan adalah “orang yang melakukan aktivitas jurnalistik secara rutin”. Untuk menjadi wartawan, seseorang harus memenuhikualifikasi berikut ini:1. Menguasai teknik jurnalistik, yaitu  skill meliput dan menulis berita,feature, dan tulisan opini.2. Menguasai bidang liputan ( beat ).3. Menguasai dan menaati Kode Etik Jurnalistik.Teknis pembuatannya terangkum dalam konsep proses pembuatan berita( news processing ), meliputi: 1. News Planning = perencanaan berita. Dalam tahap ini redaksimelakukan Rapat Proyeksi, yakni perencanaan tentang informasi yang akan disajikan. Acuannya adalah visi, misi, rubrikasi, nilai berita, dankode etik jurnalistik. Dalam rapat inilah ditentukan jenis dan tema-tematulisan/berita yang akan dibuat dan dimuat, lalu dilakukan pembagiantugas di antara para wartawan.2. News Hunting = pengumpulan bahan berita. Setelah rapat proyeksidan pembagian tugas, para wartawan melakukan pengumpulan bahanberita, berupa fakta dan data, melalui peliputan, penelusuran referensiatau pengumpulan data melalui literatur, dan wawancara.3. News Writing = penulisan naskah. Setelah data terkumpul, dilakukan penulisan naskah.4. News Editing = penyuntingan naskah. Naskah yang sudah ditulisharus disunting dari segi redaksional (bahasa) dan isi (substansi). Dalam tahap ini dilakukan perbaikan kalimat, kata, sistematika penulisan, dan substansi naskah, termasuk pembuatan judul yang menarik dan layak jual serta penyesuaian naskah dengan space ataukolom yang tersedia. Setelah keempat proses tadi dilalui, sampailah pada proses berikutnya,yakni proses pracetak berupa  Desain Grafis, berupa lay out (tata letak),artistik, pemberian ilustrasi atau foto, desain cover, dll. Setelah itulangsung ke percetakan (  printing process ). Penyebarluasan Informasi Yakni penyebarluasan informasi yang sudah dikemas dalam bentuk mediamassa (cetak). Ini tugas bagian marketing atau bagian usaha (  Business Department ) –sirkulasi/distribusi, promosi, dan iklan. Bagian ini harusmenjual media tersebut dan mendapatkan iklan. Media Massa Media Massa ( Mass Media ) adalah sarana komunikasi massa ( channel of mass communication ). Komunikasi massa sendiri artinya proses penyampaian pesan, gagasan, atau informasi kepada orang banyak (publik) secara serentak.Ciri-ciri (karakteristik) medi massa adalah disebarluaskan kepadakhalayak luas (publisitas), pesan atau isinya bersifat umum (universalitas), tetap atau berkala (periodisitas), berkesinambungan(kontinuitas), dan berisi hal-hal baru (aktualitas).Jenis-jenis media massa adalah Media Massa Cetak (  Printed Media ),Media Massa Elektronik (  Electronic Media ), dan Media Online(Cybermedia). Yang termasuk media elektronik adalah radio, televisi, danfilm. Sedangkan media cetak –berdasarkan formatnya— terdiri dari koranatau suratkabar, tabloid, newsletter, majalah, buletin, dan buku. MediaOnline adalah website internet yang berisikan informasi- aktual layaknyamedia massa cetak. Produk Utama Jurnalistik: Berita Aktivitas atau proses jurnalistik utamanya menghasilkan berita, selain jenis tulisan lain seperti artikel dan feature.Berita adalah laporan peristiwa yang baru terjadi atau kejadian aktualyang dilaporkan di media massa.Tahap-tahap pembuatannya adalah sebagai berikut:1. Mengumpulkan fakta dan data peristiwa yang bernilai berita –aktual,faktual, penting, dan menarik—dengan “mengisi” enam unsur berita5W+1H (What/Apa yang terjadi, Who/Siapa yang terlibat dalam kejadianitu, Where/Di mana kejadiannya, When/Kapan terjadinya, Why/Kenapahal itu terjadi, dan How/Bagaimana proses kejadiannya)2. Fakta dan data yang sudah dihimpun dituliskan berdasarkan rumus5W+1H dengan menggunakan Bahasa Jurnalistik –spesifik= kalimatnya pendek-pendek, baku, dan sederhana; dan komunikatif = jelas, langsungke pokok masalah (  straight to the point ), mudah dipahami orang awam.3. Komposisi naskah berita terdiri atas:  Head (Judul),  Date Line (BarisTanggal), yaitu nama tempat berangsungnya peristiwa atau tempat beritadibuat, plus nama media Anda,  Lead (Teras) atau paragraf pertama yang berisi bagian paling penting atau hal yang paling menarik, dan  Body (Isi) berupa uraian penjelasan dari yang sudah tertuang di  Lead Share this:TwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this post. […]

  3. izin copy ya gan…..

  4. Assalamualaikum..
    saya seorang mahasiswa jurusan teknik komputer, memasuki tingkat akhir..namun setelah saya tergabung di organisasi dan kepanitiaan di kampus, saya justru lbh tertarik menjadi seorang jurnalis dibandingkan seorang engineer..
    yang ingin saya tanyakan, apakah utk menjad seorang jurnalis hrs melwati pendidikan formal di bidang tsb atau bisa lulusan dari bidang lain, seperti teknik yang sedang saya jalani?
    terima kasih.
    mohon bantuannya..: )

  5. makasih artikelnya pak,
    minta ijin ya pak buat jadi referensi ya.

  6. wahhh..
    kayaknya skarang berita di koran tdk seperti dulu lg…
    yang jelas dan langsung ke pokok masalah

  7. bantu sy utk mnjdi seorg journalist! sejak kecil, sy suka menulis dan cita2 sy adl mnjdi penulis!
    gmn caranya?? ada sponsor gak???

    (*) Silakan ikut Diklat Jurnalistik di Balai Jurnalistik ICMI Jabar (BATIC). Info lengkap:http://www.baticnews.com

  8. siang pak..mo tnya ni,,emg seorang jurnal mesti bs nulis pak,,al nya q mo kul ambil jurusan jurnal,,,smentra q bs nulis,,cm q pngen jd seorang jurnal,,,lu2san sma 2006

  9. makasii..ats info nya:))

  10. pak saya kan punya blog di wordpress tapi kok tidak bisa dimasukin iklan seperti blog punya bapak ya, gimana to caranya. trim’s atas penjelasannya , saya tunggu

  11. Saya kehilangan HardCopy skripsi saya dan ini menjengkelkan. Sayangnya softcopy-nya juga hancur kemakan virus. Paraaaahhh!!! Padahal saya sudah banyak menulis tentang jurnlistik dasar di radio dan peranan Gate Keeper. Skripsi saya mengambil lokasi penelitian di Radio MAS FM Malang. And thx God karena sekarang saya bias refresh lagi pemahaman saya tentang Jurnalistik via blog ini. Thx!

  12. Horas..bung!Terima kasih informasinya mohon juga dong bocoran sedikit tentang gaya penulisan yang layak untuk dikonsumsi publik

  13. ternyata perkembangan media massa di indonesia belum terlalu maju ya!

  14. kang….punten kalo kelebihan tulisan feature dibandingkan berita apa aja?mungkin ga ya kalo feature lebih banyak peminatnya?

    (*) Kelebihan feature dibanding berita a.l. kata-kata atau kalimat dalam feature lebih berona, colourful word, kadang puitis, indah. Maklum, secara sederhana, feature kan berita atau opini yang ditulis dengan gaya sastra. Selain itu, dari segi isi, feature lebih dalam, “menyentuh rasa manusia”, human touch. Lebih penting lagi, feature tahan basi, beda dengan berita yang cepet basi!

  15. Assalamualaikum’
    Mas klo kuliah untuk diploma 1 jurusan teknik Jurnalistik ada gak..?? trus klo Program study Diploma 1 tentang jurussan jurnalistik di medan- Sumatera ada yang tau gak namanya/dan tempatnya, krna klo ngambil yang S1 takut kelamaan…., thanks. btw., klo kuliah di Bandung tersebut…, untuk D1
    atau prodi S1..? tolong e-mail kan jawabannya ke: wisata66@yahoo.com

    (*) Untuk menjadi wartawan Anda “tidak wajib” kuliah jurusan jurnalistik. Jurusan apa saja ok, karena keahlian jurnalistik dapat diperoleh melalui diklat-diklat jurnalistik. D1 Jurnalistik kalo di Bandung, juga di kota lain kayaknya gak ada, karena umumnya syarat menjadi wartawan tu S1.

  16. Kumaha damang kang?
    Kok bisa feature tidak dianggap masuk dalam kategori berita.
    Padahal pan feature tea ditulis berdasarkan fakta (faktual)
    Ari cennah Kang Haris mah, feature teh karangan khas, yaitu khas dalam cara penulisanana wungkul.
    Ari kontenna sarua wae jeng berita.
    Kumaha ieu?
    Salam hangat and Toooos

    (*) Kang Haris hilapeun… Dalam sebuah media, cuma ada tiga kategori naskah, yakni berita, opini, dan naskah yang tidak masuk opini juga tidak masuk berita, yakni feature. Makanya feature disbut karangan khas…. isinya paduan antara fakta dan opini/interpretasi. Kang haris benar dalam hal khas dalam cara penulisan, tapi hilapeun dalam hal isi. Isi feature tidak sama dengan berita karena ditambah opini/interpretasi penulis. Geetho………wwww

  17. membuat berita yang baik, hangat dan didalamnya ada peristiwa. dan kita cuma data nerupa gambar.

  18. pak saya dari blitar jatim.saya masih kul semester IV.saya mau tanya.bagaimana sih pak caranya untuk bisa menulis berita,artikel dan yang lain yang bersangkutan dengan jurnalistik? saya ingin sekali bisa menulis dan jadi wartawan.tolong pak kasih tahu metode-metodenya yang sistematis.sebelumnya saya sampaikan rasa terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas jasa bapak dengan berabgi ilmu jurnalisnya………semoga sukses selalu untuk bapak

    (*) Jangan panggil bapak dong ah, kesannya tua banget. Akang aja ya… Kang Romel. Ringkasnya, menulis itu butuh latihan. Landasannya mengerti dulu apa itu berita dan artikel. Berita adalah laporan peristiwa dengan sistematika penulisan yang sudah ada ketentuannya (baku). Contohnya banyak banget, perhatiin aja berita-berita di koran. Artikel itu tulisan berisi pendapat pribadi tentang suatu masalah atau peristiwa. Juga ada sistematika penulisannya. Langkah pertama, coba kamu bikin blog, tulis apa saja di sana, pengalaman, curhat, opini, dll. Itu langkah bagus buat jadi penulis. Mudah kan? Kaya bikin catatan di buku harian. Lengkapnya tentang teknik menulis berita dan artikel, coba kamu search di weblog ini, ada kok., ok? Good Luck!

  19. saya baru saja ergabung dalam dunia jurnlistik, jadi saya kepingin tau jika kita dalam mengumpulkan data harus melalui wawancara. nah apa saja yang harus kita tanyakan dalam mengumplkan informasi tersebut?

    (*) Wawancara itu penggalian informasi atau data seputar peristiwa/masalah yang kita liput dan hendak kita beritakan. Jadi, ya yang harus kita tanyakan adalah apa yang belum kita ketahui tentang peristiwa/masalah tersebut. Intinya, Anda harus kumpulkan fakta/data dengan memenuhu unsur 5W+1H (Apa yang terjadi, Siapa yang terlibat, Kenapa terjadi, Kapan terjadinya, Di mana kejadiannya, dan Bagaimana proses kejadiannya). Clear? Good Luck!

  20. bisa tolong beritahu tentang feature lebih jelas!

    (*) Kalo lebih jelas, harus baca buku saya dong… tapi gini intinya: feature itu –khususnya feature berita– mirip cerita pendek, namun ceritanya beneran. Cara nulisnya sama dengan nulis cerpen atau novel, hanya saja ceritanya faktual alias beneran, gak bo-ongan kaya cerpen/novel.

  21. aku mau tau donk semua seputar tentang channel..
    tapi yang masih dasar-dasrnya yah,, cuz aku baru kuliah semester pertama jurusan komunikasi ini.. makasih..

  22. saya ingin tahu perbedaan antara media online dengan media cetak serta kelebihan dan kelemahan dari kedua media tersebut, sebelumnya makasih banyak….

    (*) Ringkasnya, media online lebih mudah diakses, gratis, dan jangkauannya seluruh dunia. Itu pula kelebihannya, plus panjang naskah bisa dikatakan “tanpa batas” dan updating bisa dilakukan kapan saja, tiap detik pun bisa. Sedangkan media cetak halaman terbatas, demikian juga jumlah pembaca, harus beli/langganan, update tidak bisa cepat, lalu proses penerbitannya rumit –layout dan printing. Itu aja dulu ya…

  23. Bung, saya ingin tahu tentang teori komunikasi massa khususnya teori Altschull dari Herbert. Kalau bisa disertai dengan sedikit penjelasan tentang teori tersebut. Terimakasih.

  24. saya ingin mengetahui lagi lebih banyak mengenai macam-macam media massa. jenis-jenisnya maupun klasifikasinya. Terima kasih

    (*) Klasifikasi media massa: cetak (suratkabar, tabloid, majalah), elektronik (radio, tv, film), dan internet/online.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: